PATI, Jawa Tengah, MediaHukumNusantara.com – Kabar gembira finally datang bagi ribuan petani di Kabupaten Pati yang sempat terdampak gagal panen (puso) akibat bencana banjir beberapa waktu lalu. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati, melalui jajaran pemerintah daerah, resmi menyalurkan Bantuan Stimulan Puso Tahap II pada Selasa (21/4/2026).
Penyerahan bantuan secara simbolis berupa Buku Tabungan dilakukan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, di Pendopo Kabupaten Pati. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalakhar BPBD) Pati, para kepala desa, serta perwakilan kelompok tani penerima manfaat.
Program bantuan puso ini merupakan wujud nyata dukungan pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bagi petani yang mengalami gagal panen akibat bencana alam banjir yang melanda wilayah tersebut pada periode Januari hingga Maret 2023. Bantuan ini dirancang sebagai stimulan vital untuk mempercepat pemulihan sektor pertanian dan menjaga keberlangsungan hidup para petani.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Risma Ardhi Chandra mengungkapkan rasa syukurnya atas terealisasinya bantuan dengan nilai yang signifikan.
"Alhamdulillah, hari ini bisa terealisasi sejumlah Rp15 miliar. Bantuan tersebut diberikan kepada sekitar 6.700 petani yang ada di Kabupaten Pati," ujar Risma di hadapan para hadirin.
Rinciaannya, bantuan tersebut disalurkan kepada petani yang tersebar di empat kecamatan terdampak, yakni Kecamatan Pati, Sukolilo, Jakenan, dan Kayen. Besaran bantuan yang diterima mencapai Rp8 juta per hektare lahan yang mengalami gagal panen. Penyaluran melalui buku tabungan diharapkan dapat memudahkan akses petani dalam menggunakan dana tersebut untuk kebutuhan produktif pasca-bencana.
Lebih lanjut, Risma menekankan bahwa pendataan penerima bantuan telah dilakukan secara ketat dan transparan sehingga tepat sasaran. Ia juga menyoroti komitmen kuat pemerintah pusat terhadap isu ketahanan pangan nasional.
"Alhamdulillah sudah clear (jelas), dan insyaallah untuk ketahanan pangan ini Bapak Presiden sangat konsen sekali. Kemarin kami semua kepala daerah dipanggil dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Kementerian Pertanian untuk membahas pemberian bantuan terkait antisipasi musim kemarau mendatang," pungkas Risma.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan para petani di Kabupaten Pati dapat segera bangkit, melakukan tanam kembali, dan berkontribusi positif terhadap stok pangan nasional. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendampingi proses pemulihan sektor pertanian demi kesejahteraan masyarakat Pati.
(Zae)


