Pati, Jawa Tengah, Mediahukumnusantara.com – Luapan air sungai akibat jebolnya tanggul melanda Desa Srikaton, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, pada Rabu (17/12/2025) sekitar pukul 16.30 WIB. Peristiwa ini dipicu curah hujan lebat di wilayah pegunungan Desa Beketel, yang menyebabkan debit air sungai meningkat drastis hingga meluap ke permukiman warga dan jalan kampung.
Kejadian mulai terpantau pukul 18.30 WIB setelah hujan deras mengguyur wilayah hulu sejak pukul 16.30 WIB. Tingginya debit air membuat tanggul sungai di Desa Srikaton jebol dengan lebar sekitar 7 meter dan kedalaman mencapai 10 meter.
Akibatnya, satu RT di Desa Srikaton terdampak banjir sementara. Genangan air setinggi 20-25 sentimeter meluas di Jalan Desa Srikaton RT 03 RW 04 sepanjang sekitar satu kilometer. Meski begitu, arus lalu lintas masih bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Selain jalan kampung, air juga meresap ke 43 rumah warga di RT 03 RW 04 dengan ketinggian genangan 5-10 sentimeter. Untungnya, tidak ada korban jiwa atau kerugian materiil signifikan dalam kejadian ini.
Personel Polsek Kayen bersama Piket Siaga Bencana Polresta Pati yang dipimpin Kapolsek Kayen AKP Parsha langsung turun ke lokasi. Mereka memantau situasi, mengatur lalu lintas, serta membantu warga membersihkan sisa luapan air.
Kapolresta Pati melalui AKP Parsha menjelaskan bahwa banjir ini bersifat sementara atau "numpang lewat" akibat kiriman air dari hulu. "Aliran air meluap sekitar satu hingga dua jam, dan saat ini kondisi sudah mulai surut," katanya.
AKP Parsha juga mengimbau warga tetap waspada terhadap cuaca ekstrem, khususnya hujan intens di pegunungan. "Kami akan terus memantau dan siap bertindak cepat jika situasi berkembang," tambahnya.
Polri mengingatkan masyarakat menghubungi Call Center 110 untuk darurat seperti kejahatan, kecelakaan lalu lintas, atau bencana alam. Layanan ini gratis, 24 jam, bebas pulsa, tapi hanya untuk kondisi darurat sungguhan guna hindari penyalahgunaan.
(Zae/Hms)

