Muscam Golkar Wirosari: Perkuat Soliditas Dapil 2, Targetkan Dua Kursi Legislatif


GROBOGAN, MediaHukumNusantara.com Dinamika politik internal Partai Golongan Karya (Golkar) di Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, memasuki babak baru yang signifikan. Melalui Musyawarah Kecamatan (Muscam) XI yang berlangsung pada Kamis (23/7/2026), terjadi pergantian kepemimpinan strategis di tingkat kecamatan setelah Dra. Sri Sumaryati memutuskan untuk mundur dari jabatannya sebagai Ketua Pimpinan Kecamatan (Pincam).


Acara yang digelar di kediaman pribadi Dra. Sri Sumaryati tersebut berjalan dengan suasana yang lancar, khidmat, namun tetap cair dan penuh keakraban. Kehadiran para peserta menunjukkan soliditas organisasi, di mana seluruh kader dari 14 Ranting tingkat desa turut hadir melengkapi jajaran Dewan Pimpinan Kecamatan dan perwakilan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Kabupaten Grobogan.


Hadir pula dalam kesempatan penting ini anggota legislatif Daerah Pemilihan (Dapil) 2 Wirosari, Ahmad Sidiq, S.H. Kedatangan para tokoh partai dan wakil rakyat ini menandakan tingginya perhatian terhadap proses regenerasi kepemimpinan di struktur paling bawah yang menjadi ujung tombak perolehan suara partai.


Dalam sambutannya yang menyentuh, Dra. Sri Sumaryati menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh kader atas dukungan selama dua puluh lima tahun ia memimpin Pincam Wirosari. Ia secara resmi menyatakan pamit mundur dari struktur kepemimpinan partai, menutup lembaran panjang pengabdiannya dengan perasaan lega dan bangga terhadap perkembangan organisasi.


Sebelum menyerahkan tongkat komando, Sri Sumaryati berpesan agar para kader tidak patah arang dan terus berjuang menjaga soliditas partai meski tanpa dirinya di garis depan. Ia menitipkan harapan besar agar Golkar Wirosari mampu menempatkan wakilnya hingga dua kursi di lembaga legislatif pada pemilu mendatang sebagai bukti kerja keras kolektif.


Sementara itu, Ketua DPD Golkar Kabupaten Grobogan, drh. Wahono Endro Purnawanto, M.Pd., hadir dengan gaya khasnya yang santai dan jenaka untuk memberikan motivasi. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya pergerakan aktif kader agar Golkar semakin solid ke depannya dan mampu bersaing lebih ketat di arena politik lokal.


Wahono memberikan tantangan konkret kepada pengurus baru Wirosari dengan menanyakan kemungkinan peningkatan target perolehan suara menjadi 8.000 suara pada pemilu berikutnya, naik signifikan dari capaian saat ini yang berada di angka 4.000-an suara. Pertanyaan ini menjadi bahan renungan sekaligus motivasi kuat bagi pengurus yang baru terpilih untuk bekerja lebih giat.


Menanggapi dinamika tersebut, Achmad Sidik, Legislator Dapil 2 Wirosari, mengajak seluruh elemen partai untuk merekatkan kembali persatuan. Ia menegaskan bahwa momen Muscam ini adalah ajang sakral rutin lima tahunan yang harus dimaknai sebagai pendidikan politik bagi kader, bukan sebagai upaya "curi start", demi meraih target dua kursi di Dapil 2.


Puncak acara ditandai dengan terpilihnya Aditya Kilat Santoso, sebelumnya Ketua Ranting Desa Karangasem, sebagai Ketua Dewan Pimpinan Kecamatan Wirosari yang baru menggantikan Dra. Sri Sumaryati. Acara ditutup dengan suasana ramah tamah, pembagian atribut partai, dan doa bersama, mengukuhkan semangat baru bagi Golkar Wirosari ke depan.


(Noor)

 


Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال