Polresta Pati Ground Breaking Jembatan Merah Putih Presisi, Jawab Kebutuhan Mendesak Warga Tlogowungu

 



PATI, MediaHukumNusantara.com — Polresta Pati secara resmi memulai pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi melalui ground breaking di jembatan penghubung Dukuh Bongkar, Desa Klumpit, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jumat (13/2/2026). Acara ini dipimpin langsung Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi, menandai komitmen Polri hadir nyata memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.


Kapolresta Pati menegaskan, proyek ini bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan upaya memulihkan urat nadi sosial dan ekonomi warga setempat. "Jembatan ini adalah akses hidup masyarakat. Ketika terputus, aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan ikut terhambat," ujar Kombes Pol Jaka Wahyudi saat memimpin acara.


Menurutnya, jembatan lama roboh akibat banjir besar pada Januari lalu, ditambah kondisi konstruksi yang sudah tua dan tidak sesuai spesifikasi. "Kami melihat langsung kondisi di lapangan, jembatan darurat dari bambu sangat berisiko bagi keselamatan warga. Karena itu, pembangunan permanen menjadi kebutuhan mendesak," tegasnya.


Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini juga sejalan dengan program nasional pemerataan infrastruktur. "Polresta Pati mendukung penuh arahan Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk menghadirkan pembangunan hingga pelosok," tambah Kapolresta.


Secara teknis, jembatan baru berdimensi panjang 15 meter dan lebar 6 meter. Manfaatnya langsung terasa: memangkas jarak tempuh warga dari sebelumnya 20-30 kilometer (sekitar 30 menit) menjadi hanya 10 menit. "Ini dampaknya sangat besar bagi aktivitas harian warga," ungkapnya.


Lebih lanjut, Kombes Pol Jaka Wahyudi menekankan nilai kemanusiaan proyek ini. "Sedikitnya 600 jiwa akan menerima manfaat langsung. Kami ingin memastikan anak-anak bisa bersekolah dengan aman, warga mudah ke puskesmas, dan roda ekonomi kembali berputar," katanya.


Kapolresta menjamin pengawasan ketat selama proses pembangunan. "Kami berkomitmen mengawal hingga selesai, transparan, dan tepat waktu. Ini adalah amanah untuk masyarakat," tegasnya.


Di akhir keterangan, ia berharap jembatan ini menjadi simbol kebersamaan. "Jembatan Merah Putih Presisi bukan hanya penghubung antarwilayah, tetapi penghubung harapan antara negara dan rakyat," pungkas Kapolresta Pati.




Penulis :  Zae, C.BJ.

Sumber: Humas Polresta Pati 


Previous Post Next Post

نموذج الاتصال