BOYOLALI, MediaHukumNusantara.com – Sekolah Pembentukan Bintara (Setukba) TNI AU Angkatan ke-50 Skadron Pendidikan (Skadik) 402 Wingdik 400/Matukjur terus menggembleng ketangguhan para calon prajuritnya. Memasuki hari kedua Latihan Berganda (Latganda), para siswa fokus mengasah kemampuan navigasi darat melalui materi Ilmu Medan, Peta, dan Kompas (IMPK) di wilayah Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, pada Rabu (15/7/2026).
Latihan ini merupakan bagian krusial dalam pembentukan karakter prajurit yang tangguh, terampil, dan mampu beradaptasi di berbagai kondisi medan tugas. Kegiatan dipimpin langsung oleh Komandan Skadik 402, Letkol Pas Dwi Rizal Argian, S.E., yang bertindak sebagai Komandan Latihan (Danlat), bersama jajaran pelatih dan unsur pendukung lainnya untuk memastikan standar latihan terpenuhi.
Rangkaian latihan dimulai dengan pergerakan siswa menuju titik awal baca peta di Desa Guli, Kecamatan Nogosari. Dengan berbekal peta topografi, para siswa dituntut untuk menempuh rute sejauh tiga kilometer hingga mencapai garis finis di Desa Sindon. Dalam tahapan ini, ketepatan dalam membaca kontur medan dan menentukan jalur terbaik menjadi kunci keberhasilan.
Usai menyelesaikan tantangan baca peta, intensitas latihan berlanjut pada penggunaan kompas. Pada materi ini, para siswa dilatih untuk menentukan arah, melakukan orientasi medan, serta bergerak secara mandiri menuju sasaran yang telah ditentukan tanpa bergantung pada bantuan pihak lain.
Titik akhir dari seluruh rangkaian navigasi ini adalah Lapangan Tembak Kopral Semi, yang sekaligus dijadikan lokasi berbivak (berkemah) bagi para siswa. Komandan Skadik 402 memantau jalannya latihan agar berlangsung aman, tertib, dan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan sejak awal kegiatan.
Seluruh proses navigasi berjalan lancar tanpa kendala signifikan, menunjukkan progres positif dari para siswa Setukba. Setibanya di Lapangan Tembak Kopral Semi, para siswa melaksanakan istirahat, salat, dan makan (ishoma) sebelum memulai kegiatan bivak malam sebagai penutup aktivitas hari tersebut.
Melalui latihan lapangan yang intensif ini, TNI AU berharap para calon Bintara memiliki kemampuan navigasi yang andal, serta kesiapan fisik dan mental yang prima. Kompetensi ini menjadi bekal utama bagi mereka dalam pelaksanaan tugas di satuan masing-masing nantinya demi menjaga kedaulatan negara.
(Luwadi)

