Polisi Usut Kecelakaan Maut Truk Oleng di Margoyoso Pati

 

PATI, Mediahukumnusantara.comKecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Pati-Tayu, tepatnya di turut tanah Desa Sidomukti, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 16.15 WIB. Kecelakaan yang melibatkan satu unit truk dan tiga sepeda motor tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka luka pada bagian kaki.

Peristiwa bermula saat sebuah truk Isuzu yang dikemudikan JP (39), warga Kecamatan Pati, melaju dari arah selatan menuju utara. Pada saat bersamaan, tiga sepeda motor melaju dari arah berlawanan, yakni dari arah utara menuju selatan.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), truk diduga mengalami kerusakan pada bagian per skok kanan yang patah. Kondisi tersebut menyebabkan kendaraan oleng ke kanan dan menabrak sepeda motor yang dikendarai AP (31), warga Kecamatan Margoyoso.

Setelah menabrak motor pertama, truk kembali oleng hingga terguling dan menimpa dua sepeda motor lainnya yang dikendarai TBP (27), warga Kecamatan Trangkil, dan S (52), yang juga merupakan warga Kecamatan Trangkil.

Akibat kejadian tersebut, AP mengalami patah kaki kanan dan saat ini menjalani perawatan di RSI Margoyoso Pati. Sementara itu, TBP mengalami patah kaki kiri dan luka robek di bagian belakang kepala, sedangkan S mengalami patah kaki kanan dan luka robek di bagian belakang kepala. Keduanya dinyatakan meninggal dunia.

Kapolresta Pati melalui Kasat Lantas Polresta Pati, KOMPOL I Putu Asti Hermawan Santosa, S.I.K., M.H., M.Si., mengatakan pihaknya langsung menerjunkan personel ke lokasi untuk melakukan penanganan, mulai dari evakuasi korban, olah TKP, hingga pengaturan arus lalu lintas.

"Begitu menerima laporan, anggota segera mendatangi lokasi untuk melakukan pertolongan terhadap korban, mengamankan barang bukti, serta melaksanakan olah TKP guna mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan," ujarnya.

Menurutnya, dugaan sementara kecelakaan dipicu faktor teknis berupa patahnya per skok bagian kanan truk sehingga kendaraan kehilangan kendali dan masuk ke jalur berlawanan.

"Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk memeriksa pengemudi dan kondisi kendaraan. Dugaan awal mengarah pada kerusakan teknis kendaraan, namun seluruh fakta akan didalami melalui proses penyelidikan," jelasnya.

Ia mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan angkutan barang, agar rutin melakukan pengecekan kondisi kendaraan sebelum beroperasi.

"Keselamatan berlalu lintas harus diawali dengan memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan. Pemeriksaan berkala terhadap komponen penting, seperti rem, sistem kemudi, dan suspensi, sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas," pungkasnya.

Dalam peristiwa tersebut, polisi juga telah meminta keterangan seorang saksi berinisial BU (31), warga Kecamatan Margoyoso, untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.


(Red)


Previous Post Next Post

نموذج الاتصال