Pati, Mediahukumnusantara.com - Polresta Pati menggelar Latihan Pra Operasi Patuh Candi 2026 di Rupatama Polresta Pati, Rabu (3/6/2026). Kegiatan ini diikuti 77 personel sebagai langkah awal menyamakan persepsi serta meningkatkan kesiapan personel sebelum pelaksanaan operasi.
Kapolresta Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi, dalam arahannya menegaskan bahwa Operasi Patuh merupakan agenda tahunan yang harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
Menurutnya, pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026 tidak boleh dianggap sebagai rutinitas semata, melainkan harus menghadirkan inovasi dan pendekatan yang lebih efektif dibanding tahun-tahun sebelumnya.
"Operasi Patuh merupakan agenda tahunan yang selalu dilaksanakan dengan mengedepankan fungsi lalu lintas. Namun demikian, pelaksanaannya jangan sampai menjadi kegiatan yang biasa-biasa saja. Harus ada terobosan dan pembeda agar hasil yang dicapai lebih optimal," tegas Jaka.
Jaka juga menjelaskan, operasi yang akan berlangsung mulai tanggal 8 s.d. 21 Juni 2026 tersebut merupakan bagian dari upaya pemetaan kondisi lalu lintas terkini di wilayah Kabupaten Pati. Oleh karena itu, seluruh data pelanggaran, kecelakaan lalu lintas, hingga berbagai potensi kerawanan yang terjadi pada tahun sebelumnya harus dianalisis secara mendalam.
Melalui kajian tersebut, diharapkan dapat ditemukan langkah-langkah strategis untuk mereduksi angka pelanggaran, menekan kecelakaan lalu lintas, serta menjawab berbagai persoalan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat.
Ia juga mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi Polri saat ini semakin besar seiring tingginya harapan masyarakat terhadap penegakan hukum di bidang lalu lintas.
"Masyarakat berharap kehadiran Polri mampu memberikan rasa aman dan ketertiban di jalan raya. Karena itu, Operasi Patuh harus mampu menjawab kebutuhan tersebut melalui penegakan hukum yang profesional, humanis, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat," ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga menerima paparan dari Kabagops Polresta Pati terkait timeline operasi, sasaran operasi, target operasi (TO), cara bertindak masing-masing satgas, hingga evaluasi pelaksanaan Operasi Patuh tahun sebelumnya.
Sementara Satlantas Polresta Pati menjelaskan strategi pelaksanaan operasi yang disesuaikan dengan dinamika dan karakteristik kerawanan di wilayah Kabupaten Pati.
Tak hanya itu, peran fungsi kehumasan juga menjadi perhatian. Publikasi setiap kegiatan operasi diharapkan mampu dikemas secara menarik sehingga masyarakat dapat melihat secara langsung upaya Polri dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.
Melalui latihan pra operasi ini, Polresta Pati berharap seluruh personel yang terlibat memiliki pemahaman yang sama terkait tugas, fungsi, dan cara bertindak di lapangan sehingga pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026 dapat berjalan optimal serta memberikan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Pati.
(Zae)
